INFORMASI DETAIL PERKARA
| Kembali |
| Nomor Perkara | Penggugat | Tergugat | Status Perkara |
| 1/G/PILKADA/2025/PT.TUN.BJM | Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kalsel | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel | Minutasi |
| Tanggal Pendaftaran | Rabu, 28 Mei 2025 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Kepala Daerah | ||||||
| Nomor Perkara | 1/G/PILKADA/2025/PT.TUN.BJM | ||||||
| Tanggal Surat | Senin, 26 Mei 2025 | ||||||
| Nomor Surat | |||||||
| Penggugat |
|
||||||
| Kuasa Hukum Penggugat |
|
||||||
| Tergugat |
|
||||||
| Kuasa Hukum Tergugat |
|
||||||
| Gugatan |
Berdasarkan seluruh argumentasi yang telah Penggugat kemukakan di atas, kami mohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim berkenan untuk memeriksa, mengadili, dan memutus Gugatan a quo dengan amar putusan sebagai berikut:
DALAM PENUNDAAN
Mewajibkan Tergugat untuk menunda pelaksanaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 74 Tahun 2025 tentang Pencabutan Status dan Hak Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (DPD-LPRI) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Lembaga Pemantau Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Tahun 2024, yang ditetapkan pada hari Jumat tanggal 9 Mei 2025.
DALAM POKOK PERKARA
ATAU Apabila Yang Mulia Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono). |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya | ||||||
| Prodeo | Tidak |
